Sabtu, 11 Februari 2012

Plesir ke Pesisir

Halo teman2...selamat pagi, apa kabar?? semoga selalu dalam lindungan-Nya :)
Alhamdulillah...akhirnya ujian akhir semester 5 sudah the end, meskipun kurang sedikit happy ending (gara2 pusing ngerjain soal persamaan diferensial), tapi semoga hasilnya memuaskan :), aminnnnn.....
Sebagai penghilang rasa kejenuhan dan kepenatan, saya dan temen2 berencana untuk melakukan perjalanan non spiritual (hehe) menyusuri keindahan alam pantai Ngayogyakarta.
Dan akhirnya..tanggal 5 Februari 2012 kami memutuskan untuk berpetualang ke pantai yang terletak di daerah Gunung Kidul, Wonosari. Pukul 08.00 wib, saya bersama 10 temen saya ( Bryan, Janter, Hety, Lely, Widya, Yoyo, Shohibul, Tatit, Tinta, dan Paijo ) siap meluncurrrrr. Bismillah...
shohibul,janter, lely, hety, aku, widya sblm brngkt eksis dulu (mf yg lain g kephoto :p)

Perjalanan dimulai dari Gedong Kuning, YK,  gembiraloka dan sekitarnya. Dan tak lama kemudian, 5 motor yang kami tunggangi gesit membelah Jalan Wonosari yang panjang dan berkelak-kelok. Sempet bikin pusing, tapi rasa pusingnya langsung terobati dengan keindahan alam disekitarnya yang serba hijau.
Kurang lebih sudah setengah jam perjalanan panjang kami dimulai, tiba2 salah satu dari motor teman kami ada yang oleng. Ternyata itu motor punya Shohibul yang dibelakangnya di"nunuti" seonggok manusia berwajah tak berdosa, yaitu Hety. Hmm...pantesan motornya oleng, ternyata ban.nya bocor. Hmm..pantesan juga ban.nya bocor...kelebihan beban muatan c (hahaha).
istirahat dulu buu(aku, tinta, widya, hety), sambil nunggu motor shohibul  diperiksa


Kira-kira 30 menit motor si sohib dah sehat lagi. Tancap gas lagi yukkk...

Perjalanan dimulai kembali, roda-roda dua yang kami tumpangi mulai menanjak, menyusuri bukit daerah Pathuk. Jalanan mulai lenggang, sempit, kadang kami naik, kadang turun bukit. Hmm...serasa jadi pendaki gunung. Aku yang duduk dibelakang dengan santainya menikmati perjalanan sambil ngantuk2 (kadang), tidak memikirkan bagaimana rasanya dia yang didepan ^^.

Setelah kurang lebih 3 jam kami duduk diatas jok motor yang sudah memanas itu, akhirnya sampai juga di tempat tujuan. Pantai yang pertama kami kunjungi adalah Pantai Baron.
Baron Beach

Sayang banget pemirsa, pantainya pas lagi keruh airnya, konon katanya itu karena curah hujan yang sedang tinggi yang menyebabkan sungai yang berbatasan dengan bibir pantai tersebut airnya menjadi keruh, sehingga air laut yang berbatasan langsung dengan sungai tersebut airnya menjadi keruh.

Berhubung di bibir pantai kurang cucok, akhirnya kami sepakat untuk menaiki tebing-tebing pantai (rada lebai sithik) untuk mencari suasana yang berbeda.

nih, gmbrnya mb Lely lg semangat
Ternyata kalau sudah sampai atas tebing, viewnya bagus juga lho... :)
ni yang namanya janter (Dwi Kurniawan)


Tidak terasa, waktu begitu cepat berlalu. Matahari mulai naik hingga tepat diatas ubun-ubun, ugh panasnya... Itu pertanda bahwa kami diingatkan untuk beristirahat dan menunaikan sholat dzuhur. Lalu kami pun bergegas menuruni bukit-bukit pantai yang terjal itu dengan sisa-sisa tenaga yang masih ada.
Setelah beristirahat dan sholat, saya dan teman-teman cap cus lagi ke pantai berikutnya, yaitu Pantai Krakal. Saya sudah pernah mengunjungi pantai ini sebelumnya, dulu waktu masih SD, ikut piknik kantor tempat Bapak saya kerja. Dan kali ini saya akan bernostalgia ditemani teman-teman tercinta :)
me
 Selain ombak dan pemandangan yang indah, disini juga ada chery belle lho (haha)
chery belle'en :-p
paling kanan namanya Bryan, dia jarang kephoto :D
Matahari terus bergerak ke arah barat, dan semakin membakar kulit-kulit kami yang sudah hitam ini. Namun, semangat kami untuk menyusuri tiap-tiap bibir pantai itu belum juga pudar.
Air perlahan pasang, namun kami malah semakin mendekatinya, saat kami berkenalan dengan Pantai Indrayanti. Nama pantainya unik, seperti nama orang, dan apakah pantainya pun seunik namanya?? Mari kita saksikan...

amin amin amin 
Dan ternyata...pengunjungnya lah yang unik. Selain berkunjung..mereka juga melakukan aksi ritual :D
Sebelum kami berpisah dengan air-air asin itu, kami sempatkan untuk berkenalan lebih dekat dengan mereka (baca:mandi). Air yang semakin pasang, diiringi angin yang semakin kencang mengayunkan ombak menuju tengah lautan itu tak menyurutkan derai tawa kami untuk bercanda bersama mereka :)
Namun akhirnya, tiba saatnya saya dan teman2 untuk kembali, dan meninggalkan sejenak hamparan lautan ciptaan Allah yang tiada terkira luas dan indahnya ini. Esok ataupun entah kapan, kami pasti akan berjumpa lagi :)



Alhamdulillah...Allah masih memberi kesempatan buat saya juga teman-teman semua untuk mengukir cerita di dunia ini dari banyak sisi keindahan yang diciptakan-Nya, semoga kami menjadi hamba-hamba Allah yang selalu bersyukur.amin...
itu ceritaku, apa ceritamu teman? ^_~ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar